Drill 12 Menit: Pulihkan Bentuk Pertahanan Setelah Corner 7v7
Panduan pelatih 7v7: tiga stasiun singkat agar barisan tidak buyar setelah tendangan sudut—penempatan, bola kedua, dan komunikasi bek dengan gelandang.
Panduan pelatih 7v7: tiga stasiun singkat agar barisan tidak buyar setelah tendangan sudut—penempatan, bola kedua, dan komunikasi bek dengan gelandang.
Protokol menunda kick-off saat hujan deras: inspeksi lapangan, komunikasi tim, wewenang wasit amatir, dan kapan memutuskan tunda—dengan acuan IFAB dan praktik lapangan kecil.
Drill 15 menit 7v7: zona depan kotak untuk bek non-kiper. Tiga stasiun—geser barisan, half-space, komunikasi DM; hindari error saat kiper sweep lokal.
Checklist satu halaman untuk panitia: pengawas pinggir lapangan, P3K, protokol cedera, jarak penonton, dan saluran komunikasi dengan wasit amatir—selaras semangat IFAB.
Panduan wingback/fullback di sisi non-dominan: kapan invert ke pusat, kapan overlap lebar, komunikasi dengan winger, dan risiko duel 1v1 untuk sepak bola amatir.
Panduan formasi diamond 1-2-1-2 di 7v7: shape, peran pemain, kapan kuat di pusat, risiko sayap saat lawan switch cepat, dan perbandingan singkat dengan 2-3-1 untuk mini soccer.
Cara bermain winger 7v7: posisi gelandang sayap, trigger stay wide vs cut inside, komunikasi dengan striker dan gelandang tengah, adaptasi formasi 2-3-1 vs 3-2-1 untuk mini soccer.
Panduan formasi 5v5: 1-2-1, 2-1-1, 1-1-2. Kapan cocok untuk lapangan sempit dan tim kecil, kelemahan, rotasi, serta perbandingan dengan 7v7 untuk tim amatir.